Profil Masjid

Masjid Al-Makmur Desa Paya Dapur, Aceh Selatan, didirikan pada tahun 1930
Masehi dengan imam masjid pertama yaitu Tengku Alamsyah. Adapun jenis
bangunannya pada waktu itu terdiri dari kayu dengan lantai tanah. Bangunannya
sangat sederhana, dengan kolam yang terletak di belakang masjid.
Pada tahun 1970-an, diadakanlah rehab besar-besaran terhadap bangunan
masjid. Bahan bangunan yang dulunya terbuat dari kayu diubah menjadi semi
permanen oleh tukang Paneuk, dengan pimpinan masjid Tengku Haji Umar Husin.
Luas bangunan masjid pada waktu itu sekitar 15 x 18 meter.
Seiring dengan perjalanan waktu, jumlah jamaah semakin bertambah sehingga
masjid tidak lagi mampu menampung para jamaahnya. Pada tahun 1992, diadakanlah
perluasan bangunan masjid oleh tukang M Azhar, dengan imam masjid Tengku Haji
Abizar. Namun, pada waktu itu bangunan masjid masih berbentuk kotak dan belum
memiliki kubah.
Baru pada tahun 2010 Masehi, di bawah pimpinan imam masjid Drs. Sukiman,
dilakukan penyelesaian bangunan atas sekaligus pemasangan kubah oleh tukang
Lukman. Tinggi masjid pada waktu itu sekitar 22 meter.
Pada tahun 2020, dilaksanakan penyempurnaan bangunan masjid, seperti pemasangan
Plafon PVC, pembuatan pintu otomatis, Pemasangan AC, pemasangan GRC, di bawah
pimpinan Imam masjid Ahmad Syarkawi, S.Pd.I. Dari periode ke periode, masjid
Al-Makmur terus mengalami pembenahan baik dalam hal pengecatan, peralatan,
maupun pembuatan pagar. Kini, masjid yang dulunya sangat sederhana, telah
menjadi lebih baik.
Sekarang, Masjid Al-Makmur telah berubah status menjadi masjid besar Al-Makmur
Kluet Timur di Desa Paya Dapur, karena berada di ibukota Kecamatan Kluet Timur,
sekitar 35 km sebelah timur masjid agung Tapaktuan. Masjid ini berada di Desa Paya
dapur, 50 meter sebelah kiri jalan Puskesmas Kluet Timur, dikelilingi oleh
rumah penduduk, Puskesmas Kluet Timur, Kantor Urusan Agama Kecamatan KluetTimur,
dan kantor desa Paya Dapur.